Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1191

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1191

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1194

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1194

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1197

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/fahmi/public_html/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1197
Poem - Beyond the Scientific Way | Fahmi Amhar Official Blog

Beyond the Scientific Way

Fahmi Amhar Official Blog

Archive for the ‘Poem’ Category

HARI PAHLAWAN

Sunday, November 10th, 2013

tariq-bin-ziyadHari pahlawan tentu saja bukan hari yang biasa,
Itu hari tempat kita mengenang mereka yang berjasa,
Menjadikan negeri ini bebas dari penjajah durjana,
Sehingga kita cukup menghamba kepada Allah saja!

Tetapi pahlawan kita tak hanya mereka,
yang saat ini namanya menghias jalan-jalan kota,
yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia,
atau harum namanya dalam sejarah bangsa.

Bagi muslim, pahlawan itu dari seluruh dunia,
bahkan dari kurun lebih empat belas abad lamanya,
ada Saad bin Abi Waqash yang menamatkan kekaisaran Persia,
ada Thariq bin Ziyad yang menaklukkan Andalusia di Eropa,
ada Salahuddin al Ayubi yang mengusir tentara Salib di Palestina,
ada Saifuddin Qutuz yang memukul Tartar dari Siria,
ada Muhammad al Fatih yang membuka Konstantinia,
juga ada al Mu’tashim yang mengirim pasukan amat perkasa,
ke negeri Amuria demi menjaga kehormatan seorang wanita biasa.

Mereka adalah pahlawan-pahlawan sejati yang amat mulia,
karena amal jariyah mereka bertahan sepanjang masa.

Di antara mereka ada yang Allah wafatkan di medan laga,
Hamzah bin Abdul Mutholib yang jadi penghulu para syuhada,
atau Mush’ab bin Umair yang gugur dalam kondisi amat papa,
padahal siapnya Madinah untuk hijrah nabi terjadi karena jasanya.

Namun di sisi Allah mereka sebenarnya amat kaya,
mereka dirindukan seluruh penduduk langit dan penduduk surga,
Bahkan mereka ingin dihidupkan lagi untuk syahid kesekian kalinya,
Iman membuat mereka tampak sangat bercahaya,
mereka berjuang tanpa pamrih apapun dari isi dunia,
serta perjuangannya tidak dibatasi sekat-sekat maya.

Sungguh kita amat rindu dapat bersua dengan mereka,
dan itu hanya bisa terpenuhi kalau kita melakukan amal usaha,
yang sesuai dengan amal shaleh yang amat mereka cinta,
karena iman perlu bukti-bukti yang nyata !

Balada Anak Negeri

Thursday, October 17th, 2013

balada-anak-negeriKetika banyak piutang susah ditagih dan orangnya sembunyi
Ketika para penghutang itu boleh jadi tokoh dan selebriti
Ingin rasanya mengungkap jati diri mereka biar di-isolasi
Lalu nama mereka habis dan hukuman sosial terjadi

Kenapa? Karena hukum syar’i tinggal hukum syar’i
Indah di forum agama tapi jauh panggang dari api
Karena negeri ini tidak punya wibawa ataupun reputasi
Mereka tak takut aparat thoghut yang katanya jago korupsi

Sebenarnya kalau kami egois, hal ini tidak perlu terjadi
Namun pada mereka, kami sebenarnya ingin memberi solusi
Agar mereka tak perlu terjerat pada kredit-kredit ribawi
Tapi mereka memang orang-orang yang tak tahu diri (more…)

Di Balik Acara Mewah

Thursday, October 17th, 2013

dibalik-acara-mewahBarusan memenuhi undangan sebuah acara yang mestinya ilmiah

Tetapi diadakan di hotel yang kamarnya semalam dua setengah juta rupiah

Acara itu diramaikan dengan musik dan tari-tarian yang amat meriah

Layaknya acara peluncuran sebuah produk mobil atau perumahan mewah.

 

Di sana kami makan salmon dan kerang yang lezat dan dihias indah

Konon diimpor dari New Zealand yang lautnya bebas limbah

Tapi di setiap suap kami merasa di makanan itu ada yang salah

Kami teringat jatah anak yatim di panti yang sehari cuma 2500 rupiah !

(more…)