Beyond the Scientific Way

Fahmi Amhar Official Blog
April 23rd, 2013

Ingat Ingat dengan Shalawat

Ingat-ingat para pejabat
Jangan ngembat uang rakyat
Uang rakyat itu amanat
Bakal ditanya di akherat
Disaksikan malaikat

Meski istri cantik memikat
Meski tinggi tahta dijabat
Tapi bila tak suka sholat
Jangan-jangan nanti kualat
Digebukin oleh malaikat

Meski punya gedung bertingkat
Meski mobil mewah mengkilat
Tapi bila tak bayar zakat
Itu tidak membawa berkat
Harta malah menjadi laknat

Walau sering ke luar negeri
Walau punya banyak koneksi
Tapi bila enggan berhaji
Maut datang tanpa permisi
Tinggal badan dibungkus mori

Kalau maut telah menjemput
Harta dunia tak akan ikut
Keluarga juga malah takut
Hasil korupsi mulai diusut
Amal sholeh yang takkan susut

Ingat-ingat orang kaya
Jangan coba makan riba
Nanti kayak orang gila
Tiada berkah tiada pahala
Mati-mati masuk neraka

Di neraka tak ada coklat
Juga tak ada jus alpukat
Tak ada warung soto babat
Tak ada juga rokok dan madat
Apalagi gadis memikat

Bila kecil menderita
Sudah besar makin sengsara
Mau kaya tak mau kerja
Nanti nekad kayak Sumanta
Makin daging manusia

Ingat-ingat kaum dhuafa
Jangan mudah putus asa
Allah itu Maha Kaya
Orang sabar masuk surga
Asal terus berusaha

Ingat-ingat para insinyur
Ayo bekerja yang jujur
Kalau menghitung jangan ngawur
Nanti semua pada hancur

Ingat-ingat para surveyor
Kalau survei jangan teledor
Nanti data isinya bodor
Petanya konyol proyeknya molor
Terkenalnya jadi koruptor

Ingat-ingat para pimpro
Jangan tanda tangan blanko
Nanti orang pada melongo
Negara bangkrut rakyatnya bego
Anak cucu sampai dilego

Ingat-ingat para peneliti
Jujurlah saja sejak dini
Jangan jadikan kum obsesi
Lantas tulisan orang di copy
Malu sama cucumu nanti

Ingat-ingat para dokter
Layani pasien dengan bener
Jangan sok pura-pura pinter
Duit banyak tapi keblinger
Orang kolusi tak usah ngiler

Ingat-ingat para sopir
Kalau ngetem harus di pinggir
Pulang jangan mampir-mampir
Nanti seperti orang pandir
Dikira punya banyak selir

Ingat-ingat para penumpang
Jangan suka mentang-mentang
Naik angkot tak siap uang
Oleh sopir bisa ditendang
Oleh polisi dimasukkan kandang

Ingat-ingat para pelajar
Jangan suka kurang ajar
Kejarlah ilmu dengan benar
Semenjak kecil hingga besar
Gede nanti jadilah pakar

Ingat-ingat mahasiswa
Jangan cuma berdemoria
Atau malah main narkoba
Tahu-tahu masuk penjara
Masa mudamu sia-sia

Mau berdemo boleh saja
Asal luhur tujuannya
Asal tepat tempat waktunya
Jangan ganggu orang kerja
Jangan macetin jalan raya

Kita butuh reformasi
Reformasi yang islami
Yang semuanya dirahmati
Di atas landasan syar’i
Agar dapat Ridho Ilahi

Kita pernah punya Khilafah
Yang menerapkan syariah
Yang menguatkan kaum lemah
Seluruh bumi mendapat berkah
Tak perlu ada orang yang susah

Hanya sayangnya khilafah
Delapan puluh tahun sudah
Bila ketika dia musnah
Lalu timbul banyak fitnah
Negeri Islam lalu terjajah

Wahai para pengemban dakwah
Ayo kita bina aqidah
Kita rekatkan ukhuwah
Kita terapkan syariah
Tegakkan lagi al-Khilafah

Jangan jadi materialis
Jangan jadi sekuleris
Apalagi oportunis
Itu semua paham najis
Karya teman-teman iblis

Soal HAM dan demokrasi
Itu semua hanya ilusi
Di dunia hanya utopi
Buat membius anak negeri
Pada penjajah tak hati-hati

Ingat-ingat para suami
Jangan kasar sama isteri
Bukankah dulu sudah berjanji
Senang susah sama dibagi
Suka duka sehidup semati

Ingat-ingat para isteri
Jangan durhakai suami
Rizki banyak senyum berseri
Rizki sedikit tetap disyukuri
Sangka baik pada ilahi

Ingat-ingat para (c)aleg
Jangan pura-pura budeg
Diingatkan malah ndableg
Bikin rakyat tambah judeg

Ingat-ingat anggota DePeEr
Jangan sering merasa GeEr
Pesangonmu bikin geger
Rakyat tak dapat walau sepeser

Ingat-ingat para penjahat
Ayo cepat-cepat bertobat
Jangan tunggu malaikat
Mencabut nyawa saat maksiat

Ingat-ingat para ustad
Jangan coba jual ayat
Nanti bahaya buat ummat
Tak selamat dunia akherat
Dunia Akherat mendapat laknat

Incoming search terms:

Tags: , ,

.

Leave a Reply